Foto diambil dari pihak berwenang.
Seorang pejalan kaki yang tewas tertabrak truk semi-trailer yang kehilangan kendali dan menabrak persimpangan di Distrik Taishan, New Taipei, pada hari Senin telah diidentifikasi sebagai seorang pekerja migran asal Vietnam berusia 35 tahun, kata polisi setempat pada hari Selasa.
Seperti yang dilansir dari CNA, Focus Taiwan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 6 pagi pada hari Senin 6 April, ketika sebuah truk semi-trailer yang melaju di Bagian 6 Boulevard New Taipei ke arah Taipei kehilangan kendali saat mendekati persimpangan dengan Jalan Taili.
Setelah menabrak pembatas jalan di jalur kiri, truk tersebut berbelok ke kanan, menabrak dan menewaskan seorang pejalan kaki di persimpangan sebelum menabrak lokasi konstruksi di dekatnya, melukai dua petugas keamanan, kata polisi.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, Kantor Polisi Linkou New Taipei mengatakan bahwa mereka belum dapat segera mengkonfirmasi identitas pejalan kaki tersebut, karena kerusakan akibat kecelakaan dan fakta bahwa ia tidak membawa kartu identitas.
Setelah menemukan ponsel pria tersebut, polisi menghubungi penyedia layanannya, yang mengatakan kartu SIM ponsel tersebut terdaftar atas nama seorang pekerja migran Vietnam berusia 35 tahun bernama Vũ (武), kata kantor polisi setempat.
Polisi menghubungi istri pria tersebut, yang juga seorang pekerja migran Vietnam yang tinggal di Distrik Shulin, yang dapat mengkonfirmasi identitasnya dari barang-barang miliknya dan rekaman video pengawasan dari lokasi kecelakaan, kata kantor polisi setempat.
Sumber kepolisian mengatakan identitas Vũ dikonfirmasi lebih lanjut menggunakan catatan sidik jari dari Badan Imigrasi Nasional. Ia diyakini sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja ketika kecelakaan terjadi.
Sementara itu, pengemudi truk semi-trailer berusia 27 tahun, bernama Kuo (郭), telah diserahkan ke jaksa penuntut umum atas dugaan pembunuhan karena kelalaian. Kuo, yang hasil tes alkohol dan narkobanya negatif, mengklaim truknya tergelincir di tengah hujan. Ia dibebaskan pada hari Senin setelah membayar jaminan sebesar NT$50.000.








