2026-01-21

PMI Kaohsiung Dilaporkan Majikan ke Polisi Atas Tuduhan Penggelapan Uang Nenek

Foto milik Ita.

Sebut saja Ita (bukan nama sebenarnya), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dilaporkan oleh majikannya karena tuduhan penggelapan uang nenek yang dijaganya. Berdasarkan informasi yang didapat dari Ita, ia bekerja di rumah tersebut menjaga lansia selama 17 bulan. Awalnya tidak ada masalah karena majikannya tidak pernah mengatakan padanya untuk mencatat semua pengeluaran.

Nenek yang dijaganya mempunyai rumah yang disewakan dengan harga NT$18.000 per bulan. Penyewa membayarnya setiap bulan ke neneknya. Majikan mengatakan uang itu untuk kebutuhan nenek sehari-hari. Sang nenek pun memegang uang tersebut untuk membelanjakan keperluan sehari-hari. Ia hanya bisa meminta izin pada sang nenek jika ia ingin mengambil uang untuk membeli sayuran, popok, beras dan kebutuhan lainnya.

Kepada CNA Ita mengatakan bahwa dirinya selalu meminta izin dan menunjukkan kepada sang nenek jumlah uang yang ia ambil dan pengembalian uangnya pun ia tunjukan pada sang nenek terlebih dahulu sebelum memasukkan ke dompet sang nenek yang disimpan sendiri olehnya. Namun, ia tidak terpikir untuk mencatat pengeluaran sehari-hari.

Selama 17 bulan berlalu tidak ada masalah, tetapi saat sang nenek meninggal dunia pada bulan November 2025 lalu, majikannya melaporkan dirinya atas tuduhan penggelapan uang. Laporan tersebut tertulis pada 20 November 2025, tepat setelah sang nenek yang dijaganya meninggal dunia.

Setelah Nenek meninggal, Ita dijemput oleh agensi dan dibawa ke mes agensi. Ia mengaku dirinya saat ini tinggal di agensi dengan membayar NT$200 per hari. Pada Minggu (18/1), Neli mendapat panggilan untuk datang ke kantor polisi diinterogasi soal kasus tersebut. Ia meminta pendampingan organissasi PMI, GANAS untuk disediakan pengacara gratis.

Kini Ita masih menunggu hasil penyelidikan dari kejaksaan. Ia menuturkan harapannya agar kasusnya cepat berlalu dan ia dapat segera mendapat pekerjaan baru, mengingat dirinya sebagai tulang punggung keluarga. Neli sebagai ibu tunggal harus menghidupi 2 anaknya yang ada di Indramayu, Jawa Barat.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

110NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

110NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

250NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

85NT

SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...