2024-04-07

Dugaan Kasus Keracunan Makanan Kembali Meledak di Restoran Korea dan Hot Pot

Foto: TVBS

Indosuara — Skandal keamanan pangan meledak kembali! Restoran Korea "Chu Wa (初瓦)" di bawah grup Wang Pin (王品) dan Restoran Hot Pot Pedas "Xiang La (嚮辣)" telah melaporkan dugaan kasus keracunan makanan, serta tanda-tanda perluasan kasus keracunan. Hingga pagi ini (7), sudah ada 22 orang mengalami gejala mual, diare, dan gejala lainnya. Terkait dengan hal ini, Dinas Kesehatan Kota Taipei menyatakan bahwa mereka telah mengirim petugas untuk melakukan inspeksi di lokasi dan memerintahkan kedua restoran terlibat untuk menghentikan sementara operasinya.

Dilansir oleh CT WANT, Kepala Bagian Pengelolaan Makanan dan Obat-obatan Dinas Kesehatan Kota Taipei, Lin Guanzhen (林冠蓁), menyatakan bahwa sejak 4 April, mereka telah menerima laporan dari rumah sakit tentang dugaan kasus keracunan makanan. Hingga pagi ini (7 April), restoran Korea "Chu wa (初瓦)" telah melaporkan 13 orang merasa tidak nyaman setelah makan, sedangkan restoran hot pot "Xiang La (嚮辣)" melaporkan 9 orang mengalami gejala. Sebanyak 22 orang telah dirawat karena keracunan makanan, namun untungnya gejala semua kasus telah mereda.

07.04 (6).jpg Foto: TVBS

Ia menekankan bahwa karena jumlah laporan telah melebihi 6 orang, dan telah mencapai standar penutupan sementara, pada tanggal 6 kemarin, Dinas Kesehatan telah memerintahkan kedua restoran untuk menghentikan sementara operasinya. Para pemilik usaha di masa mendatang harus melakukan pemeriksaan ulang yang memadai dan menyampaikan rencana perbaikan sebelum mereka diizinkan untuk beroperasi kembali.

Ia menambahkan bahwa setelah mengirim petugas untuk melakukan inspeksi di lokasi, mereka menemukan beberapa pelanggaran sanitasi di "Chuwa", termasuk area sisa makanan, penghisap asap, mesin penggorengan, meja panggang, area pencucian yang kotor; barang pribadi diletakkan di dalam dapur; bahan makanan yang dipisahkan tidak ditandai dengan tanggal pemisahan, bahan makanan di dalam lemari es tidak ditandai dengan tanggal; beberapa bahan makanan tidak disertai sertifikat asal; dan lantai terdapat sisa sayuran, dan lainnya.

07.04 (7).jpg Foto: TVBS

Untuk restoran lainnya, "Xiang La", mereka juga menemukan beberapa pelanggaran, termasuk barang pribadi diletakkan di dalam dapur; bahan makanan yang dipisahkan tidak ditandai dengan tanggal pemisahan; beberapa bahan makanan tidak disertai sertifikat asal; dan area sisa makanan di countertop kotor, dan lainnya.

Dinas Kesehatan telah meminta kedua restoran untuk memperbaiki kekurangan tersebut dalam waktu yang ditentukan. Jika pemeriksaan ulang menunjukkan ketidaksesuaian, mereka akan dikenai denda sebesar NT$60 ribu hingga NT$200 Juta sesuai dengan pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Kesehatan Makanan.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

220NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

220NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

110NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...