a day ago

Harga Telur Taiwan Naik NT$3 Dalam Minggu Kedua Berturut-turut

Warga Taipei membeli telur di toko lingkungan. (Foto CNA)

Harga telur di Taiwan naik dalam dua minggu kedua berturut-turut, didorong oleh penyesuaian produksi pasca liburan.

Asosiasi Telur Komersial Taipei menaikkan harga grosir minggu ini sebesar NT$3 per kati (600 gram), menaikkan harga di tingkat peternak dari NT$31,5 menjadi NT$34,5 dan harga grosir dari NT$41 menjadi NT$44. Seperti yang dilansir dari CNA dan Taiwan News, harga telah naik selama dua minggu berturut-turut, dengan peningkatan kumulatif sebesar NT$6 per kati.

Ketua asosiasi, Lin Tien-lai (林天來), mengatakan kepada CNA bahwa harga telur telah turun sebelum Festival Ziarah Makam. Namun, ia mengatakan produsen mengurangi produksi setelahnya sebagai bagian dari penyesuaian produksi, yang menyebabkan kenaikan harga secara alami.

Taipei menyumbang pangsa terbesar dalam distribusi telur di Taiwan, dan harga yang ditetapkan oleh asosiasi perdagangan telur Taipei sering digunakan sebagai patokan untuk daerah lain.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

150NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

150NT

SKIN CARE 保養品

25NT

SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

Rayap Diduga Penyebab Ledakan Trotoar di Banqiao, New Taipei

(Foto diambil dari pejabat setempat). Ledakan yang membelah trotoar dan menerbangkan puing-puing ke udara di sebuah jalan di Distrik Banqiao, New Taipei, pada hari Selasa 14 April, disebabkan oleh rayap yang menggigit kabel tegangan tinggi, kata pihak berwenang setempat. Seperti yang dilansir dar...

Pendaftaran Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran Telah Dibuka

Penghargaan Sastra Taiwan untuk Migran membuka pendaftaran dengan acara pers di Taipei pada hari Selasa. (Foto diambil dari CNA). Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran dibuka pendaftaran pada hari Selasa 14 April, mengundang pekerja migran, imigran baru, dan anak-anak mereka untuk berbag...

Dua Hari Kerja di Pabrik Langsung di-PHK, Padahal Sudah Bayar Job NT$70.000

Foto diambil dari GANAS. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Taoyuan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah dua hari bekerja di pabrik dengan alasan tidak mampu memenuhi target produksi, meskipun sebelumnya telah membayar "biaya job" (pekerjaan) sebesar NT$70.000 kepada agensi. Saa...