2023-04-27

Kebakaran Pabrik Changhua diduga Kuat Berasal dari Penggorengan

Foto: Focus Taiwan

Indosuara -- Penyebab kebakaran di sebuah pabrik penyuplai makanan di Changhua diduga kuat berasal dari penggorenga. Seperti diketahui, kebakaran di pabrik bernama Lian Hwa Foods Corp. ini menewaskan tujuh karyawan dan menyebabkan tiga lainnya dalam kondisi kritis, kata seorang pejabat departemen pemadam kebakaran, Rabu.

Dikutip dari Focus Taiwan, Shih Guei-pan (施貴般), kepala divisi investigasi Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Changhua, mengatakan bahwa pernyataan saksi dari penyintas kebakaran hari Selasa telah menandai penggorengan di lantai dua pabrik sebagai kemungkinan penyebab kebakaran.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 6 pagi hari Selasa, menjebak 22 karyawan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

Kepala Biro Kebakaran Kabupaten Shih Shun-jen (施順仁) mengatakan kepada CNA bahwa 22 karyawan yang terperangkap ditarik keluar dari gedung sekitar pukul 10:10, tetapi 10 orang itu tidak memiliki tanda-tanda kehidupan lagi.

Semua yang diselamatkan dari kebakaran dilarikan ke rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Changhua dan Rumah Sakit Yuan-Rung, untuk perawatan darurat.

Dari 22 orang yang ditarik dari kobaran api, tujuh dinyatakan meninggal, termasuk tiga pekerja migran Filipina, kata pemerintah setempat Selasa.

Rumah Sakit Changhua mengatakan Rabu pagi bahwa staf medis telah mencoba melakukan penyelamatan ke tiga orang yang tidak bernapas. Namun mereka sudah tidak memiliki detak jantung ketika mereka tiba untuk perawatan.

Di antara ketiganya, seorang pria berusia 26 tahun bermarga Chen (陳) dan seorang wanita Filipina berusia 33 tahun telah sadar kembali dan kondisinya tidak mengancam jiwa, sementara seorang karyawan wanita berusia 49 tahun bermarga Hsu (許 ) belum sadar dan tetap dalam kondisi kritis, menurut pihak rumah sakit.

Setelah kebakaran, Kementerian Tenaga Kerja (MOL) - yang sejak 2020 telah menemukan 26 pelanggaran selama 57 kunjungan ke lima pabrik Lian Hwa - mengatakan akan melakukan inspeksi fasilitas perusahaan minggu ini.

Menurut catatan MOL, Lian Hwa menerima denda sebesar NT$60.000 pada tahun 2022 setelah ditetapkan bahwa mesin dan peralatan di lokasi perusahaan di Taoyuan kemungkinan besar akan membahayakan pekerja.

Chu Wen-yung (朱文勇), seorang pejabat kementerian, mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa selain fasilitas Changhua, MOL akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan keselamatan kerja di pabrik-pabrik Lian Hwa lainnya di Keelung, Zhongli, Taoyuan dan Chiayi.

MOL juga berencana untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap pabrik makanan serupa tahun ini, dengan fokus pada deteksi risiko dalam proses manufaktur dan cacat peralatan, menurut Chu.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Changhua juga telah mengumumkan akan mendenda Lian Hwa antara NT$60.000-NT$300.000 karena gagal menyerahkan pabriknya ke inspeksi keselamatan publik tahun lalu.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

180NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品

60NT

SKIN CARE 保養品

460NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品

230NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...