3 days ago

Publik Tolak Pengambilan PMA India, Menteri Ketenagakerjaan Taiwan Tinjau Kembali

Menteri Tenaga Kerja Hung Sun-han. Foto diambil dari CNA.

Potensi masuknya pekerja migran India ke Taiwan hanya akan dilakukan setelah peninjauan yang cermat, kata Menteri Tenaga Kerja Hung Sun-han (洪申翰) pada hari Senin 13 April, di tengah meningkatnya perdebatan publik mengenai kebijakan tersebut.

Seperti yang dilansir dari CNA, Focus Taiwan, Menteri tersebut mengatakan bahwa implementasi apa pun akan "bergantung pada permintaan dari industri" dan "apakah kerangka kerja yang diusulkan India memenuhi persyaratan Taiwan."

Sebelumnya diberitakan bahwa pekerja India pertama dapat tiba paling cepat pada akhir tahun 2026. Taiwan dan India menandatangani nota kesepahaman (MOU) pada Februari 2024 untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di Taiwan.

MOU tersebut dikirim ke Yuan Legislatif untuk ditinjau pada pertengahan tahun 2024 dan mendapat dukungan lintas partai, yang mendorong Kementerian Tenaga Kerja (MOL) untuk memulai negosiasi lanjutan dengan India, kata Hung.

Kekhawatiran publik juga muncul. Sebuah petisi yang diluncurkan di platform partisipasi kebijakan publik Dewan Pembangunan Nasional pada 3 April menyerukan kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk menghentikan rencana tersebut dan memprioritaskan "keselamatan publik dan kesetaraan gender."

Petisi tersebut telah mengumpulkan lebih dari 34.000 tanda tangan hingga pukul 16.00 Senin.

Sebuah pernyataan dalam petisi tersebut mengatakan bahwa menurut berita internasional dan laporan dari India (seperti kasus-kasus baru-baru ini yang melibatkan pelecehan seksual di ambulans dan serangan terhadap turis asing), banyak pelaku kejahatan seksual serius tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya sebelum melakukan kejahatan mereka di negara Asia Selatan tersebut.

Ini menunjukkan bahwa sertifikat izin kepolisian sama sekali tidak mampu menyaring potensi risiko yang terkait dengan kejahatan seksual atau perbedaan budaya.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

65NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

65NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

65NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

Rayap Diduga Penyebab Ledakan Trotoar di Banqiao, New Taipei

(Foto diambil dari pejabat setempat). Ledakan yang membelah trotoar dan menerbangkan puing-puing ke udara di sebuah jalan di Distrik Banqiao, New Taipei, pada hari Selasa 14 April, disebabkan oleh rayap yang menggigit kabel tegangan tinggi, kata pihak berwenang setempat. Seperti yang dilansir dar...

Pendaftaran Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran Telah Dibuka

Penghargaan Sastra Taiwan untuk Migran membuka pendaftaran dengan acara pers di Taipei pada hari Selasa. (Foto diambil dari CNA). Penghargaan Sastra Taiwan untuk Pekerja Migran dibuka pendaftaran pada hari Selasa 14 April, mengundang pekerja migran, imigran baru, dan anak-anak mereka untuk berbag...

Dua Hari Kerja di Pabrik Langsung di-PHK, Padahal Sudah Bayar Job NT$70.000

Foto diambil dari GANAS. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Taoyuan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah dua hari bekerja di pabrik dengan alasan tidak mampu memenuhi target produksi, meskipun sebelumnya telah membayar "biaya job" (pekerjaan) sebesar NT$70.000 kepada agensi. Saa...